Berita Detail

Bupati Pesisir Barat secara resmi membuka lomba pencak silat

Bupati Pesisir Barat secara resmi membuka lomba pencak silat

  • bagian Humas
  • Jumat, 16 Agustus 2019
  • 203

Bupati Pesisir Barat secara resmi membuka lomba pencak silat dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun republik indonesia yang ke-74 tahun 2019 dipekon Penengahan Laay kec. Karya Penggawa. Jum'at sore 16/8.

kehadiran Bupati pada acara tersebut sangat ditunggu masyarakat setempat berhubung padatnya jadwal yang ada setelah acara pengukuhan Anggota Paskibraka di GSG selalaw Krui.
usai acara tersebut Bupati langsung menuju lokasi perlombaan seni Pencak Silat di Pekon Penengahan Laay. kecamatan Karya penggawa, sebelum hadir dilokasi perlombaan, setibanya di pekon Laay dimana tempat terlaksananya kegiatan tsb bupati langsung bertolak ke rumah kediaman Anggota DPRD Heri Gunawan (BAR) dan dilanjutkan dengan Arak-arakan dan Rabbana menuju lokasi.

dalam sambutannya Bupati Pesisir Barat Dr.Drs. Agus Istiqlal, SH., MH menyampaikan atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten pesisir barat mengucapkan selamat datang kepada para peserta atlet pencak silat se-kabupaten pesisir barat dan saya mengapresiasi kepada semua pihak atas terlaksananya kegiatan, semoga dengan adanya ajang perlombaan ini akan menambah ikatan tali silaturahmi antara kita semua dan pemerintah serta masyarakat kabupaten pesisir barat. saya pribadi merasa sangat terharu dan bahagia karena mendapat kesempatan untuk melihat dari dekat bakat-bakat luar biasa yang saudara-saudara miliki. ujar bupati

bupati juga menjelaskan bahwa olahraga pencak silat merupakan budaya asli indonesia, yang telah mampu mengembangkan karakter yang kuat dan berani. karakter ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat indonesia. mengingat hal tersebut sebagai seni budaya yang salah satunya budaya  yang ada di lampung, maka pada kesempatan ini saya sebagai bupati pesisir barat menekankan bahwa olah raga pencak silat agar dipertahankan dan dikembangkan supaya generasi muda bisa mengimplementasikannya dalam "jiwa, tubuh dan karakter suatu bangsa yang kuat agar tidak menjadi sasaran penjajahan bangsa lain secara budaya dan ekonomi,". pungkasnya

selain itu, bupati juga menyampaikan lomba pencak silat ini merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan teknik-teknik pencak silat di kabupaten pesisir barat. pencak silat sebagai olahraga yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti, sopan santun, sportivitas, dan saling menghormati satu sama lain, melalui lomba ini diharapkan para peserta akan lebih meningkatkan semangat masyarakat khususnya masyarakat kabupaten pesisir barat ini dengan demikian akan tercipta sebuah pola pembinaan olahraga pencak silat yang berkesinambungan dengan keterlibatan seluruh komponen pendukung sehingga melahirkan atlet-atlet yang handal dan mampu meraih prestasi di tingkat daerah, nasional maupun internasional.
pada kesempatan yang berbahagia ini saya ucapkan selamat bertanding kepada peserta, junjung tinggi sportivitas, jaga nama baik diri sendiri dan pekon, raih prestasi setinggi mungkin dengan semangat pantang menyerah. hormati segala keputusan wasit dan juri, karena hal tersebut menunjukan kedewasaan kalian dalam berkompetisi.
kepada para wasit dan juri yang akan memimpin jalannya pertandingan, lakukanlah tugas kalian dengan profesional, bertindaklah tegas dan jujur. ambilah keputusan yang benar dan jangan ada keraguan yang nantinya akan merugikan atlet yang bertanding. tutup bupati.

dilanjutkan bupati pesisir Barat membunyikan Gong sebanyak 3X pertanda resmi dibukanya lomba seni pencak silat.

kemudian bupati Agus Istiqlal dan wakil bupati Erlina Menerima Cendramata dari masyarakat Pekon Penengahan Laay dan dilanjutkan dengan sesi Foto bersama.


hadir mendampingi: Wakil Bupati Pesisir Barat Erlina, SP., MH, Kepala DMPTSP H.jon Edwar, S.Pd., MPd, Kadis Ketahanan Pangan Nawardi, SH, Kadis Pendidikan Hapzi, S.Pd, MM, kepala BPKAD, Kabag Protokol Suryadi, S.IP,.MM, camat Karya penggawa Cahyadi Muis.

hadir pada acarat tersebut tokoh adat sai batin marga, tokoh Masyarakat, dan alim ulama setempat (HumasKPB)

Berita Lain